Sabtu, 11 Juni 2011

Lelah, Akhiri???

Lelah…
Meremuk kegusaran hati
Sukar memaknai setiap hasrat hati
Apa?
Mengapa?
Tersesat dalam pemaknaan diri
Lalu….
Mengakhirinya….
Namun, tak berdaya
Bukankah…
Semua telah lelah dalam kekacauan hati
Paksakan untuk bertahan,
Air mata???
Sampai kapan???
Lalu harus bertahan lebih tangguh???
Lelah…
Aku sudah lelah sayank….
Diakhirikah???

Jumat, 22 April 2011

Tuhan Memahamiku

Tuhan....
aku bukan hambamu yang baik
tapi ingin menjadi baik

Tuhan....
aku ini bukan hambamu yang taat
tapi aku masih terlena maksiat

Tuhan....
aku ini bukan hambamu yang sempurna
tapi aku masih menyembah pada yang sempurna

Tuhan....
aku sungguh malu meminta padaMu
namun aku takut menjadi sombong padaMu

Tuhan....
aku sungguh putus asa kasih sayangMu
namun aku takut menjadi angkuh padaMu

Tuhan....
aku hamba yang berlari....
kadang menjauhiMu
tapi kau tangkap dan peluk aku lagi
atau
kadang mendekatiMu
tapi kulampaui hakikatMu
ku bilang aku itu Engkau

Tuhan....
aku ingin cahayaMu yang terang
cahaya yang memelukku dalam pekatnya gelap
"dunia fana"
Tuhan....
aku haus ilmuMu
sungguh engakau memahamiku
aku salah karena tak mencapai ilmuMu
tapi aku percaya
Engkau
memahamiku

Senin, 07 Maret 2011

Rencana Tuhan

aku sudah malu memintamu kembali
untuk memaafkan keegoisanku lagi
aku tak akan memintamu kembali
biar Tuhan yang mengembalikanmu
aku percaya rencana Tuhan selalu indah
walau sekarang aku harus menangis
jika harinya datang aku percaya aku bisa tersenyum

Kamis, 10 Februari 2011

Aku Suka CaraMu

Engkau beri aku sakit
Biarkan aku merasakannya
HendakMu agar aku pahami
Bagaimana cintaMu
Nikmatnya sehat yang engkau beri
Bukti keharusan syukurku

Engkau berikan aku keterbatasan
Biar aku sadar betapa tersiksanya
InginMu agar aku punya hati
Berbagi apa yang belum termiliki
Indahnya saling melengkapi
Keterbatasan ini terhapus kebersamaan

Engkau ceritakan aku kesedihan
Biar aku tak lupa diri dalam senang
Selayaknya putaran roda
Itulah gambar kehidupan
Berganti sesukanya.
Tanpa menunggu kompromi tapi pasti

Engkau biarkan aku dalam Tanya
Hikmah apa dibalik kekuasaanMu
Lepaskan aku dalam kejaran waktu
Mencari yang sering sukar kupahami
Demikianlah Engkau
Tapi aku suka caraMu mencintaiku

Jumat, 28 Januari 2011

APA SALAH DIRIKU

Aku tak punya hati untuk biarkanmu
Melihatmu tak berdaya sangat menggangguku
Meski dalam kemampuanmu
Kau tak pernah melihatku
Aku tidak bisa membiarkanmu
Meski sering kau abaikan aku
Ku coba mencari apa salahku
Ketidak pedulianmu padaku
Kau pun tak pernah mendengar kataku
Tapi malah kau benci aku
Kau kata aku sok tahu
Kenapa kau lakukan
Benci kah kau padaku
Kupikir kau kawan
Tapi kau anggap aku lawan
Kau pikir aku syetan
Tapi aku anggap kau teman
Tidakkah pantas kupertanyakan
Apa salahku, kau beginikan aku

Pare, Kediri, 28 January 2011.

Rabu, 26 Januari 2011

MUTIARA-MUTIARA FAJAR

“Aku senantiasa merindukan setiap kata darimu, kebijakkanmu memberiku inspirasi, keteguhanmu memberi teladan tuk tegar menghadapi irama-irama kehidupan, engkau Guruku… tak mampu kupersembahkan simbol kebanggaan untuk engkau… karena lebih dari kebanggaan yang ku bahasakan. Guruku kuingin abadikan sosokmu dalam hidupku, nasehat untukku akan selalu berusaha aku teguhkan pada perjalanan hidupku… restumu akan menjadi bekal yang tak pernah habis aku resapi, Guruku kau kebangganku” ^_^

Dan ini mutiaramu yang menerangi fajar-fajarku…

“ARTI SAHABAT” dalam ilmu nahwu seperti “LAA NAFI” yang tidak berpengaruh buruk pada teman, sehingga jadi “NUN TAUKID” yang selalu menguatkan… janganlah seperti “MUDHOF ILAIH” yang bergantung pada orang lain… tapi jadilah seperti “QOD” yang selalu bersungguh-sungguh dalam menggapai cita-cita dan janganlah egois seperti “AMIL NAWASIKH” yang suka memutuskan atau merusak persahabatan… tapi jadilah seperti “HURUF ATHOF” yang bisa menyambung tali persahabatan dengan kejujuran dan kesetiaan… Yuk STM… he3

Berani mainkah? Malam ini? Main apa? STM donk… Yuk agar hidup kita berkah…‘^_^”BE N Ar”*_+’

Berkahnya malam, berkahnya Islam, berkahnya qiyam, akan membawa mudahnya melewati ujian segala macam… semua itu akan aman dengan STM… Yok kita jalani STM semoga Tuhan berikan berkahnya disegala macam… Amiyn3x ‘^_^”BE N Ar”*_+’

Ditengah malam yang sunyi, tak ada yang lebih pantas aku jalani kecuali sujud, rukuk kepada Ilahi untuk mencurahkan isi hati…hanya kepadaNya…YA ALLAH…! Hanya engkau yang aku tuju… segala sesuatu berada dalam genggamanmu… aku yakin dengan STM, segalanya akan engkau mudahkan… dan diterima disisihMu…Amiyn…wahai hamba Tuhan yuk kita lakukan. ‘^_^”BE N Ar”*_+’

Alangkah sejuknya hati tatkala aku bisa berdoa untuk kamu dan kamu bisa berdoa untuk aku. Dimalamyang sunyi dimana hamba Allahsemuanya pada tewas semu…yuk olahraga tengah malam…kata Prof. Dr. Darwes…h3 ‘^_^”BE N Ar”*_+’

Nikmati bangun malam dengan maksimal… InsyaAllah akan dimudahkan olehNya disegala hal duniawy…Amiyn…3x ‘^_^”BE N Ar”*_+’

Tata hati… Biqyaamullayli…yuk! ‘^_^”BE N Ar”*_+’

Hallo… kamu masih ragu… dengan apa yang kamu jalani dimalam yang sunyi sepi tuk menghadap Illahi Rabby…jadikan amalan abady setiap malam hari InsyaAllah kita akan termasuk orang yang dimudahkan olehNya urusan duniawy… karena ini bagian dari ajang ikhtiar bathin… Yuk! ‘^_^”BE N Ar”*_+’

Sucikan hati dengan sujud terhadap ilahi dimalam sunyi, dengan langkah pasti kita menuju Ridlo Illahi… yuk bangun bangun yuk…! Demi ridloNya Amiyn

Walau kita tak punya uang namun kita punya Tuhan, yuk kita dekati Tuhan agar punya uang…dengan bertasbih, tahmid, takbir, dan sujud di tengah malam… InsyaAllah apa yang kita angan-angan terkabulkan… Amiyn…x999……

Sungguh sayang sekali jika aku hidup tak mampu menikmati heningnya tengah malam dengan rukuk, sujud, kemudian bertasbih, tahmid, dan bertakbir… alangkah sejuknya jiwaku kala itu… andaiakan aku bisa jalani ya Allah… bimbinglah hambamu yang hina ini dijalan yang engkau ridloi… aku memang tak layak mendapat nikmat dan rahmatmu… namun aku tak sanggup hidup tanpa rahmat dan nikmatmu… Ya Rabby…… ‘^_^”BE N Ar”*_+’

STM… adalah olahraga sirry, yang menuju ridlo ilahi… yuk dihuni dan dijalani……‘^_^”BE N Ar”*_+’

Yuk STM saudaraku… ‘^_^”BE N Ar”*_+’

Hidayah Allah SWT. diberikan kepada setiap hambaNya yang beriman dan yang di kehendakiNya serta berharap kepadaNya… dengan STM barang kali kita dapat hidayahNya… Amiyn…

Hal yang terindah dari wanita adalah bukan saat ketika ia tersenyum karena bahagia, tetapi saat butiran air matanya terjatuh dalam doa. Bukan karena kata-katanya yang indah, tetapi pada saat ia diam dalam dzikir. Bukan karena kecantikan yang mempesona, tetapi karena sujud dan rukuknya yang tak terhenti. Bukan karena keelokan tubuh yang ia pamerkan, melainkan karena keteguhannya dalam menjaga auratnya “maka ia adalah permata yang dirindu dan embun yang dinanti, bahkan bidadaripun cemburu padanya.” STM Yuk…!

Begitu lembut kau mengundang kami menikmati damainya akhir malam bersamamu… semoga Allah SWT tak berhenti mencintaimu serta semua orang yang engkau cintai dan kami yang mencitaimu…, Guruku mekar selalu engkau di hati kami.

Yang bangga padamu
Lathifah

Persembahan kepada Guru kami tercinta, Bapak Nur Ahmad. S.

Senin, 24 Januari 2011

DON'T LET ME GO

Hilir mudik kesibukan kampoeng Inggris, Pare, mulai tampak pagi ini. Anak-anak muda memacu gerak mereka menyongsong masa depan, menuju tempat-tempat kursus yang menyambut jalan mereka menuju sukses. Tak terkecuali dengan Cista, ia mulai mengayuh sepedanya menuju kursus pronunciation pagi ini, ia memang sengaja mengambil kelas itu selain untuk memfashihkan bahasa Inggrisnya ia juga tidak ingin menyiakan liburan semester kali ini yang lumayan panjang. Walau wajahnya masih tampak pucat karena tangisnya tadi malam, ia tetap berangkat, baginya belajar adalah hiburan, dan ia berharap belajar akan menghibur hatinya.
“Bunda…. Cista, berangkat dulu. Assalamu’alaikum” sambil mencium tangan bundanya tercinta.
“hati-hati ya Nak?” dengan menepuk-nepuk pundak Cista penuh sayang. Lalu kembali sibuk menyapu halaman depan yang tidak terlalu luas.
^_^
Malam sabtu yang selalu dinantikan Cista, ia tidur larut malam tanpa khawatir paginya akan mengantuk, seperti liburan kuliah kursusunya pun memberi liburan dua hari, sabtu dan minggu. Cista hampir tak pernah melewatkan satu malampun tanpa kontak dengan Farhan, baik SMS atau telpon. Begitu pula mala mini, Untuk kesekian kalinya Handphone Cista bergetar. Masih SMS dari Farhan yang diterima. Awalnya Cista hanya menanggapi SMS Farhan dengan santai sambil berbaring diatas kasur dan mendengarkan lagu-lagu favoritnya dari file laptopnya. namun untuk yang sekian kalinya ia tak lagi bisa tersenyum.
U prmslhkan fto2q dg tmn2 cew lain
Tp knp u bebas memasng ftomu dg mas Ary di FBmu
Pdhl u blg haram berfoto dg q…dg alasan yg macm2, menjg kesucianlah
Tp trnyat yg kuliht tak sm, q mrasa trbohongi oleh kt2 sucimu….
Tanpa konfirmasi air mata Cista berderai. Ia tak tahu jawaban seperti apa untuk membalas SMS Farhan agar ia mengerti hatinya. SMS Farhan diterima lagi sebelum Cista membalas yang sebelumnya.
Dek maafkan aku ya…
Sebenarnya yg salah it hatiq, terlalu mudah cemburu

Kemudian Cista hanya membalasnya dengan singkat.
Just feel free whatever you wanna do for me.
Ia belum siap menjelaskan apa yang ada di dalam hatinya, meskipun sebenarnya ia sudah punya jawaban. Hingga akhirnya terdengar berulang-ulang panggilan masuk dari Farhan, dan Cista hanya mereject atau hanya membiarkannya karena malam telah larut dan kepalanya tiba-tiba pusing tidak tertahankan. Ia merasa perlu istirahat dan membicarakan masalahnya dengan Farhan dalam keadaan sehat adalah lebih baik. Cista lalu terlelap dalam keadaan lampu kamar masih menyala dan sesekali Handphone Cista bordering, panggilan masuk dari Farhan yang merasa sangat bersalah atas apa yang telah ia katakan. Ia terus berusaha mencoba menghubungi Cista ia benar-benar mencintainya, baru kali ini Farhan bisa jatuh Cinta yang murni dari hatinya yaitu kepada Cista. Dimata Farhan Cista adalah mutiara hatinya, hidup, bercahaya dan bertahta menguasai hatinya.
^_^
Awalnya Cista dan Farhan hanya berteman biasa. Mereka kuliah di Universitas yang sama, hanya berbeda fakultas. Awal semester pertama Cista belum mengenal seorang pun, kecuali Farhan, sahabat mantan Cista di SMA dulu, Dewa. Farhan hanya mengenal Cista sebatas cerita dari Dewa. Oleh karenanya Ia merasa bertanggungjawab untuk membantu Cista, Karena Cista adalah pacar sahabatnya, meskipun saat itu Cista dan Dewa telah putus.
Cista dan Dewa menjalani hubungan hanya sekitar enam bulan. Mereka akhirnya putus karena Dewa berselingkuh. Dewa merasa Cista selama ini tidak mencintainya, setiap kali ia ajak ngedate Cista selalu menolak. Dewa tidak tahan dengan hubungan yang hanya dalam dunia maya seperti ini, tapi sebenarnya pun Dewa tak ingin berpisah dengan Cista, ia merasa Cista selalu bisa membawa damai dalam kegalauannya. Kesalahan Dewa adalah tidak bisa menjaga kesetiaannya, ia mengkhianati Cista yang sangat mencintainya lebih dari yang ia tahu. Dewa memacari teman sekelas Cista, Luna.
Awalnya Cista tidak percaya cerita teman-temannya bahwa Dewa juga berpacaran dengan Luna. Hingga pada suatu hari Cista tak kuasa lagi menyimpan rasa penasarannya, ia menanyakan kepada Luna, Luna membenarkan bahwa ia memang berpacaran dengan Dewa yang sebenarnya ia telah tahu bahwa Dewa masih pacar Cista. Ia tidak kuasa menolak cinta Dewa yang telah lama ia tunggu. Cista sangat sedih melihat kenyataan ini, ia sama sekali tidak marah, ia sadar bahwa ia memang tidak bisa menjadi kekasih yang baik seperti yang Dewa inginkan. Cista pun berbesar hati membiarkan Dewa memilih Luna. Cista sangat sedih, ia tak ingin lagi mencintai seseorang hingga ia selesai studi S1 dan siap menikah.
^_^
Semester pertama yang sangat berat bagi Cista. Ia tidak terbiasa terpisah dengan keluarga sebelumnya. Tapi mulai sekarang ia harus terbiasa mandiri. Disamping ia harus belajar mandiri ia harus beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya yang semuanya baru baginya. hanya Farhan satu-satunya orang yang ia kenal dan ia percaya yang dapat membantunya.
Hari demi hari Cista telah berlalu di kota Semarang, tempat ia kuliah. Banyak hal yang telah ia lakukan, dan telah banyak kawan yang telah ia kenal namun kehadiran mereka belum mampu menggeser keberadaan Farhan, yang telah ia anggap kakaknya sendiri. Begitupun Farhan menggap Cista adalah adiknya, keduanya begitu dekat. Kedekatan mereka bukan diartikan sebagai persaudaraan seperti yang mereka rasakan, tapi sebagai hubungan kekasih. Karena mereka melihat kedekatan keduanya bak sepasang kekasih. Namun Cista dan Farhan tak pernah merasa demikian, keduanya hanya merasa nyaman dengan hubungan ini, hubungan yang mereka namakan simbiosis mutualisme yang artinya saling menguntungkan. Meskipun terkadang terbesit dalam hati mereka, ‘benarkah kita bak sepasang kekasih?’. Mungkin karena sebuah prinsip yang mereka pegang teguh yaitu untuk tidak pacaran atau yang serupa dengan itu selama belum lulus kuliah, hingga mereka selalu pandai menyangkal jika sebenarnya ada sesuatu yang tidak biasa tumbuh dan bersemi dalam hati mereka. Mereka pun begitu pintar untuk bersilat lidah menyangkal yang sebenarnya memang benar adanya.
^_^
Malam yang hening, air mata Cista mengalir tanpa ia bisa kendalikan. Hingga tangisnya membuat ia sulit bernafas. Sesuatu yang selama ini dia sembunyikan, mala mini ia beranikan untuk mengungkapkannya. Begitupun Farhan. Tentang kejanggalan hubungan mereka yang mereka sendiri tak paham. Tentang apalagi kalau bukan Cinta. Cinta yang merasuk hati mereka dengan pelan-pelan namun pasti.
Malam itu mereka mengungkapkan segala yang mereka rasakan. Walau hanya dalam huruf yang tersusun melalui SMS, semua yang mereka ungkapkan ampuh membajiri hati mereka dengan air mata. Kegalauan dan rasa penasaran mereka kini terjawablah sudah. Apa yang mereka rasakan selama ini ternyata sama. Cinta itu tumbuh dan bersemi bersama.
Semua telah terungkap sudah. Namun mereka tak tahu harus berbuat apa setelah apa yang mereka ingin tahu telah terjawab semua. Mereka bingung karena kehadiran cinta ini tak mereka harapkan, waktu, tempat dan pada orang yang tak tepat. akhirnya mereka justru memutuskan untuk menjauh. Dan bagi mereka, cinta hanya memisahkan mereka.
Dalam keterpisahan ini, mereka menyadari ini semakin menyakitkan. Keduanya berusaha mencari jalan terbaik. Disudut dunia manapun cinta yang dipisahkan hanya akan menghadirkan kesedihan. Biarkan tetap bersama, biarkan cinta itu ada sebagaimana adanya, hanya menjaga batas-batas sewajarnya yang tak akan mengubah kedua prinsip mereka.
^_^
Semakin hari cinta itu semakin menuntut, adanya rasa cemburu, dan ketidak terimaan. Meski tanpa status cinta itu menuntut, seakan-akan ia diakui dan punya hak. Hingga kesekian malam sampai pada puncaknya, kali ini Cista tak bisa lagi bertahan, cinta itu selalu menuntut, sudah tidak terhitung lagi berapa kali mereka berselisih pendapat yang akhirnya berujung pertengkaran. Dan entah berapakali Cista menangis. Atas nama cinta keduanya berusaha bertahan.
Kali ini Cista memohon untuk menyerah. Biar cinta ini ada sebagaimana adanya. Berpisah dengan baik-baik. Menjadi sahabat sebagaimana sebelumnya itu lebih baik. Mereka tetap bersama hanya rasa diantara mereka saja yang mereka lepaskan.
^_^
Sepulang kursus Cista menghubungi Farhan. Dengan tenang dan tanpa emosi ia mengatakan pada Farhan.
“ let me go dear…” kata-kata itu, sungguh Cista tahu bahwa tak sama dengan apa yang ada dalam hatinya.
Disebarang sana suara Farhan menjawab apa yang diminta Cista.
“ jika menurutmu itu terbaik. OK. Akan aku turuti maumu. Dan mohon maafkan aku” kemudian berakhir salam dan pembicaraan via telpon itu kemudian terputus dengan salam.
Sungguh dalam hati Cista menjerit ia ingin mengatakan sesuatu yang sebenarnya ada dalam hatinya.
“ don’t let me go…” tapi ia tak kuasa.
Kemudian, ia terduduk terpaku dengan ratap kosong. Air matanya mengalir perlahan dan bibirnya berucap.
“ semoga ini air mata terakhir, dan kau cinta terakhir. Aku masih menunggu keajaiban kau kembali”
Akhirnya perpisahan yang selama ini mereka takutkan benar-benar datang, datang ketika cinta sedang mekar seindah-indahnya.

THE END